masih banyak hal hal
berbau sejarah yang belum dapat terpecahkan dari dulu sampai sekarang,
seperti contoh
peninggalan sejarah manusia pada masa lampau adalah suatu kisah yang sangat
panjang dan berevolusi dari jaman kejaman.
Dengan bantuan
kriptografer, ilmuwan, penerjemah dan berebekal alat yang sangat canggih pun..
dengan adanya penemuan ini malah membuka pertanyaan yang baru dan
membingungkan.
Dan ini dia 7 penemuan
arkeolog yang belum terpecahkan sampai sekarang.
Sajama Lines
Sajama Lines atau garis Sajama
merupakan geoglif terbesar di dunia yang dapat ditemukan hingga
sekarang.
Berbeda dengan geoglif di Nazca
yang memiliki ukiran beraneka ragam, geoglif di Sajama hanya
berbentuk satu garis lurus.
Namun, garis lurus yang terbentuk benar-
benar sempurna, walau melintasi dataran yang kasar ataupun hambatan alam. Garis
ini pun memiliki panjang 12 mil atau sekitar 20 kilometer. Dan sampai sekarang
karena belum cukup bukti Sajama lines belum dapat di pecahkan sampai sekarang.
Bola Batu Kosta Rika
Di costa rika telah ditemukan sekitar 300
bola batu yang bentuknya hampir lingkaran sempurna, dan masing- masing beratnya
mencapai 16 ton.
Sejak ditemukan pada tahun 1930-an, para
arkeolog belum mampu menemukan alasan terbentuknya benda ini.
Karena tidak adanya catatan bahkan cerita
apapun dari masyarakat, tidak ada yang dapat dijelaskan lebih lanjut selain
sejarah penemuannya.
Situs Plain of Jars
Situs yang bertempat di Dataran Xieng
Khouang, Negara Laos ini memang menyajikan pemandangan yang tak biasa karena
benda peninggalan yang terdapat di tempat ini.
Sesuai dengan namanya ‘Plain of Jars’,
yang bila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia yakni dataran guci atau kendi.
Tempat ini memang dipenuhi oleh guci
beragam ukuran yang setengah tertimbun. Rata- rata, setiap guci memiliki tinggi
1 meter dan berdiameter 3 meter.
Tidak adanya catatan sejarah mengenai asal
usul benda ini kenapa dibuat, sampai saat ini peneliti hanya bisa berpegang
pada legenda masyarakat setempat, di mana mereka berkata bahwa guci ini
merupakan tempat penyimpanan arak beras yang dipersiapkan warga untuk
mempersiapkan jatuhnya pemimpin lalim yang menguasai daerah tersebut pada zaman
itu.
Garis- Garis Nazca
Garis- garis Nazca merupakan geoglif (gambar
yang berada di permukaan bumi, yang dibuat dengan cara ‘mencungkil’ batuan
ataupun tanah) yang terletak di Gurun Sechura, Nazca, di mana total luas
garis-garisnya mencapai 1.000 kilometer persegi.
Geoglif ini membentuk ratusan gambar
dari yang sederhana hingga yang rumit.
Binatang seperti burung, laba-laba, dan
monyet merupakan salah satu dari ratusan gambar yang terukir di permukaan bumi
ini. Tentu saja terdapat banyak gambar ‘khayalan’ yang belum mampu ditebak oleh
para arkeolog.
Hingga saat ini, arkeolog masih belum
dapat menyimpulkan asal usul dari garis-garis Nazca ini.
Situs Kuno Pumapunku
Pumapunku atau Puma Punku merupakan bagian
dari suatu komplek besar yang berada di Tiwanaku, Bolivia.
Benda ini terbuat dari batu yang ukurannya
sangat besar dan beratnya bisa mencapai 100-150 ton.
di situs Pumapunku ini, satu buah batu
berdiri sejajar dengan bebatuan lainnya, sehingga membentuk deretan batu yang
berbentuk seperti pagar.
Selain itu, deretan batu ini juga sangat
rapat karena satu dengan lainnya saling mengunci. Teknologi zaman itu diyakini
belum mampu membuat benda seperti ini.
Disamping itu, peneliti percaya bahwa
manusia pada zaman itu tidak mungkin mampu membawa batu seberat itu tanpa
menggunakan alat apa pun.
Sedangkan saat itu, merekapun belum
mengenal alat pengangkut barang yang menggunakan roda.
Sarkofagus Alexander Agung
Alexander adalah seorang raja dari
kekaisaran Makedonia, sebuah negara yang berada di daerah timur laut Yunani.
Alexander mendapatkan gelar Agung karena
kehebatannya sebagai seorang pemimpin perang serta wibawanya sebagai seorang
raja.
Menurut catatan sejarah, setelah Alexander
Agung meninggal, tubuhnya dimakamkan dengan cara dimumikan, kemudian jasadnya
ditempatkan di dalam sarkofagus emas.
Namun hingga sekarang, belum ada yang bisa
menemukan situs pemakaman seorang raja penakluk 3 benua tersebut .
Labirin Raksasa di Bawah
Tanah
Pada tahun 2015 para peneliti menemukan
labirin bawah tanah yang keistimewaannya disejajarkan dengan piramida.
labirin ini membentuk suatu komplek
bangunan yang panjang dan letaknya cukup luas.
Dalam catatan yang dibuat oleh Herodotus
seorang sejarahwan Yunani kuno pada abad ke- 5 SM, dituliskan bahwa bangunan
yang bernama ‘Labyrinth’ ini terdiri dari 12 bangunan besar dengan pintu yang
saling berhadapan.
Dan di dalam bangunan ini terdapat dua
jenis ruang, satu berada di bawah, dan satu lagi di atasnya.
Masing-masing jenisnya memiliki 1500
ruang, sehingga totalnya 3000 ruang (dari atas ke bawah).
Labirin ini dipercaya menyimpan misteri
mengenai asal muasal manusia dan catatan mengenai negeri Atlantis yang
dikatakan menghilang dari peradaban.
gimana menarik bukan? kalo masih ada lagi
tulis dikomentar yaa...







Komentar
Posting Komentar